rincian produk

Created with Pixso. Rumah Created with Pixso. Produk Created with Pixso.
Media Kultur Sel
Created with Pixso.

L-Cystine S-Sulfat Sodium Hydrate Cell Culture Medium CAS 150465-29-5

L-Cystine S-Sulfat Sodium Hydrate Cell Culture Medium CAS 150465-29-5

MOQ: 25kg
Price: USD
Ketentuan Pembayaran: TT
Kemampuan Pasokan: Dalam Ton
Informasi Rinci
Nama Produk:
L-Sistin S-sulfat Natrium Hidrat
KAS:
150465-29-5
Kondisi Penyimpanan:
0~30°C
Rumus Molekuler:
250.23
Kelembapan (Karl Fischer):
9,3%~12,3%
PH(10g/L):
5.0~8.0
Kemasan rincian:
25kg/barel
Menyediakan kemampuan:
Dalam Ton
Menyoroti:

Cystine sulfate medium kultur sel

,

Kebudayaan Sel Medium Sodium Hydrate

,

150465-29-5

Deskripsi Produk

Garam Dinatrium Fosfo-L-Tirosin (CAS: 1610350-91-8) Perkenalan Produk

   Garam Dinatrium Fosfo-L-Tirosin, dengan nomor CAS 1610350-91-8, merupakan turunan terfosforilasi dari L-tirosin, juga dikenal sebagai Disodium Fosfo-L-tirosinat atau garam dinatrium L-Tirosin O-fosfat. Rumus molekulnya adalah C₉H₁₁NNa₂O₆P, dan berat molekulnya adalah 307,14 g/mol. Sebagai turunan asam amino terfosforilasi utama, ia meniru keadaan terfosforilasi residu tirosin dalam protein, sehingga memainkan peran yang tak tergantikan dalam biokimia, penelitian biologi molekuler, dan pengembangan farmasi.
Secara fisik, ia muncul sebagai bubuk kristal putih hingga putih pucat atau padatan amorf. Ia memiliki titik dekomposisi sekitar 200℃ dan sangat larut dalam air, membentuk larutan berair jernih, sementara itu sedikit larut dalam metanol dan etanol, dan tidak larut dalam pelarut non-polar. Ia aktif secara optik, dengan rotasi spesifik [α]²⁰/D sebesar -15,0° hingga -19,0° (dalam air, c=1), dan tetap stabil dalam kondisi sejuk dan kering, namun sensitif terhadap suhu tinggi dan asam kuat.
Secara kimia, ia mengandung gugus fosfat, gugus amino, gugus karboksil, dan gugus hidroksil fenolik, dengan bentuk garam dinatrium secara signifikan meningkatkan kelarutan dan stabilitas dalam air dibandingkan dengan bentuk asam bebas. Gugus fosfat sangat penting untuk aktivitas biologisnya, karena ia dapat secara spesifik berikatan dengan tirosin kinase dan fosfatase, sehingga memungkinkannya mengatur proses fosforilasi-defosforilasi protein, yang penting untuk pensinyalan, proliferasi, dan diferensiasi sel.
Aplikasi intinya berfokus pada penelitian biokimia dan bidang farmasi. Dalam biologi molekuler, ini banyak digunakan sebagai reagen standar untuk mendeteksi fosforilasi tirosin, mempelajari aktivitas protein kinase, dan mengeksplorasi jalur sinyal sel. Ini juga berfungsi sebagai perantara utama untuk mensintesis obat peptida, terutama yang menargetkan penyakit terkait tirosin kinase. Selain itu, digunakan dalam pengembangan reagen diagnostik dan peralatan biokimia, mendukung penelitian tentang kanker, peradangan, dan penyakit lainnya.
Dari segi keamanan, ini adalah reagen yang ringan dan tidak beracun dalam kondisi penanganan normal, namun peralatan pelindung yang tepat dianjurkan untuk menghindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Itu harus disimpan di lingkungan yang tertutup rapat, sejuk, kering, dan gelap pada suhu 2-8℃, jauh dari oksidan kuat, asam kuat, dan suhu tinggi, untuk mencegah degradasi dan hilangnya aktivitas. Dengan aktivitas biologisnya yang unik dan kelarutan yang tinggi, ia merupakan alat yang sangat diperlukan dalam penelitian ilmu hayati dan pengembangan farmasi.